☼ Kisah Nyata Seorang Pemuda Arab Yang Menimba Ilmu Di Amerika | contoh kisah renungan ☼

☼ Kisah Nyata Seorang Pemuda Arab Yang Menimba Ilmu Di Amerika | contoh kisah renungan ☼:

☼ Kisah Nyata SeorangPemuda Arab Yang Menimba Ilmu Di Amerika |contoh kisah renungan 
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh saudara saudarikusobat asa blog yang kucintai karena Allah subhanawataalla. Kali ini Asablog   ingin menjawab keinginan sahabatuntuk membaca cerita cerita yang berbau keislaman yang insyaallah dapatmeningkatkan keimanan kita,amin.
Berikut salah satu ceritanya, selamat membaca kawan . ⌂_⌂
Ada seorang pemuda arab yang baru sajame-nyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorangyang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan ia mampumendalaminya. Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika beradadi Amerika, ia berke-nalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mere-kasemakin akrab, dengan harapan semoga Allah SWT memberinya hidayah masuk Islam.

Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerikadan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung tersebut. Temannyaitu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. Semula ia berkeberatan. Namunkarena ia terus mendesak akhirnya pemuda itupun memenuhi permintaannya laluikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening,sebagaimana kebiasaan mereka. Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiriuntuk memberikan penghor-matan lantas kembali duduk.

Di saat itu si pendeta agak terbelalak ketika meli-hat kepada para hadirin danberkata, “Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia keluar darisini.” Pemuda arab itu tidak bergeming dari tempatnya. Pendeta tersebutmengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia tetap tidak bergeming daritempatnya. Hingga akhirnya pendeta itu berkata, “Aku minta ia keluar darisini dan aku menjamin keselamatannya.” Barulah pemuda ini beranjak keluar.
Di ambang pintu ia bertanya kepada sang pen-deta, “Bagaimana anda tahubahwa saya seorang mus-lim.” Pendeta itu menjawab, “Dari tanda yangterdapat di wajahmu.” Kemudian ia beranjak hendak keluar. Namun sangpendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini, yaitu dengan mengajukanbeberapa per-tanyaan, tujuannya untuk memojokkan pemuda terse-but dan sekaligusmengokohkan markasnya. Pemuda muslim itupun menerima tantangan debat tersebut.

Sang pendeta berkata, “Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dananda harus menja-wabnya dengan tepat.”
Si pemuda tersenyum dan berkata, “Silahkan!

Sang pendeta pun mulai bertanya, “Sebutkan satu yang tiada duanya, duayang tiada tiganya, tiga yang tiada empatnya, empat yang tiada limanya, limayang tiada enamnya, enam yang tiada tujuhnya, tujuh yang tiada delapannya,delapan yang tiada sembilannya, sembilan yang tiada sepuluhnya, sesuatu yangtidak lebih dari sepuluh, sebelas yang tiada dua belasnya, dua belas yang tiadatiga belasnya, tiga belas yang tiada em-pat belasnya. Sebutkan sesuatu yangdapat bernafas namun tidak mempunyai ruh! Apa yang dimaksud dengan kuburanberjalan membawa isinya? Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga?Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyu-kainya? Sebutkansesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu! Siapakah yang terciptadari api, siapakah yang diadzab dengan api dan siapakah yang terpelihara dariapi? Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yang diadzab dengan batu dansiapakah yang terpelihara dari batu? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dandianggap besar! Pohon apakah yang mempu-nyai 12 ranting, setiap rantingmempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua dibawah sinaran matahari?”

Mendengar pertanyaan tersebut pemuda itu ter-senyum dengan senyuman mengandungkeyakinan kepada Allah. Setelah membaca basmalah ia berkata,
-Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.
-Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang. Allah SWT berfirman,
“Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tan-da (kebesarankami).” (Al-Isra’: 12).

-Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang dilakukan Nabi Musa ketikaKhidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketikame-negakkan kembali dinding yang hampir roboh.

-Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur’an.
-Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima waktu.

-Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ke-tika Allah SWT menciptakanmakhluk.

-Tujuh yang tiada delapannya ialah langit yang tujuh lapis. Allah SWTberfirman,
“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kalitidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidakseimbang.” (Al-Mulk: 3).

-Delapan yang tiada sembilannya ialah malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. AllahSWT berfirman,
þ”Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hariitu delapan orang malaikat men-junjung ‘Arsy Rabbmu di atas (kepala)mereka.” (Al-Haqah: 17).

-Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu’jizat yang diberikan kepada Nabi Musaj: tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah,kutu dan belalang.*

-Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah ke-baikan. Allah SWT berfirman,
“Barangsiapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat.”(Al-An’am: 160).

-Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah saudara-saudara Yusuf j.
-Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah mu’jizat Nabi Musa j yang terdapatdalam firman Allah,
“Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kamiberfirman, ‘Pukullah batu itu de-ngan tongkatmu.’ Lalu memancarlah daripadanyadua belas mata air.” (Al-Baqarah: 60).

-Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah saudara Yusuf ditambahdengan ayah dan ibunya.

-Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Shubuh.Allah SWT ber-firman,
“Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menying-sing.” (At-Takwir:18).

-Kuburan yang membawa isinya adalah ikan yang menelan Nabi Yunus AS.
-Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Yusufj, yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, “Wahai ayah kami,sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekatbarang-barang kami, lalu dia dimakan serigala.” Setelah kedustaanterungkap, Yusuf berkata kepada mereka, ” tak ada cercaaan ter-hadapkalian.” Dan ayah mereka Ya’qub berkata, “Aku akan memohonkan ampunbagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi MahaPenyayang.”

-Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara keledai.Allah SWT berfirman,
“Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara kele-dai.” (Luqman:19).

-Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapak dan ibu adalah Nabi Adam, malaikat,unta Nabi Shalih dan kambing Nabi Ibrahim.

-Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan api ialahAbu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWTberfirman, “Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim.” (Al-Anbiya’:69).

-Makhluk yang terbuat dari batu adalah unta Nabi Shalih, yang diadzab denganbatu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ash-habulKahfi (penghuni gua).

-Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah tipu dayawanita, sebagaimana firman Allah SWT,
þ”Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar.” (Yusuf:28).

-Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiapdaun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran mataharimaknanya: Pohon adalah tahun, ranting adalah bulan, daun adalah hari danbuahnya adalah shalat yang lima waktu, tiga dikerjakan di malam hari dan dua disiang hari.

Pendeta dan para hadirin merasa takjub mende-ngar jawaban pemuda muslimtersebut. Kemudian ia pamit dan beranjak hendak pergi. Namun ia mengu-rungkanniatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu pertanyaan saja.Permintaan ini dise-tujui oleh sang pendeta. Pemuda ini berkata, “Apakahkunci surga itu?” mendengar pertanyaan itu lidah sang pendeta menjadikelu, hatinya diselimuti keraguan dan rona wajahnya pun berubah. Ia berusahamenyem-bunyikan kekhawatirannya, namun hasilnya nihil. Orang-orang yang hadirdi gereja itu terus mende-saknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun iaberusaha mengelak.

Mereka berkata, “Anda telah melontarkan 22 per-tanyaan kepadanya dansemuanya ia jawab, sementara ia hanya memberimu satu pertanyaan namun andatidak mampu menjawabnya!” Pendeta tersebut berka-ta, “Sungguh akumengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, namun aku takut kalianmarah.” Mereka menjawab, “Kami akan jamin keselamatan anda.”Sang pendeta pun berkata, “Jawabannya ialah: Asyhadu an La Ilaha Illallahwa anna Muhammadar Rasulullah.”

Lantas sang pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu memeluk agamaIslam. Sungguh Allah telah menganugrahkan kebaikan dan menjaga mereka denganIslam melalui tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa.**

* Penulis tidak menyebutkan yang kesembilan (pent.)
** Kisah nyata ini diambil dari Mausu’ah al-Qishash al-Waqi’ah melaluiinternet, http://www.gesah.net

asa
Tagged with:
Ditulis dalam Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: